lobangpipis Modus Terapi, Tukang Urut di Flores Timur Perkosa Wanita Disabilitas 4 Kali



Flores Timur

Seorang Pria berprofesi sebagai tukang urut berinisial SSO (38), Penduduk Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperkosa Wanita penyandang disabilitas berinisial MKL (27). Polisi menyingkap SSO diperkirakan menyetubuhi korban sebanyak empat kali sepanjang Oktober hingga November 2025.

Kasat Reskrim Polres Flores Timur Iptu Fardan Adi berucap dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap penyandang disabilitas itu berawal dari keluarga korban menginginkan Donasi pelaku hasilkan terapi atau mengobati korban. Namun korban malah disetubuhi.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Diminta Donasi keluarga korban hasilkan mengobati korban internal bentuk tindakan terapi. Namun internal perjalanan, korban dipakai berdua bujuk rayu hasilkan disetubuhi,” ungkapan Fardan ketika dikonfirmasi detikBali, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan keluaran pemeriksaan, Fardan menuturkan SSO telah menyetubuhi korban sebanyak empat kali. Selain itu, SSO juga teridentifikasi sebagai perangkat di desa setempat.

Penyidik telah mengantongi sejumlah alat data, mulai dari keterangan saksi, keluaran visum, keterangan Pakar psikologi, hingga pengakuan tersangka. Berdasarkan data-data tersebut, kasus kemudian diperkuat ke tahap penyidikan.

“Kami naikkan ke tahap penyidikan dan memutuskan terlapor sebagai tersangka,” ujarnya.

Meski telah berstatus tersangka, SSO belum ditahan. Fardan menyebut keputusan itu diambil berdua mempertimbangkan alasan kemanusiaan dikarenakan istri tersangka anyar melahirkan dan Tetap membutuhkan pendampingan hasilkan merawat bayinya.

“Belum dikerjakan penahanan,” pungkas Fardan.

Meski telah berstatus tersangka, SSO belum ditahan. Fardan menyebut keputusan itu diambil berdua mempertimbangkan alasan kemanusiaan dikarenakan istri tersangka anyar melahirkan dan Tetap membutuhkan pendampingan hasilkan merawat bayinya.

“Belum dikerjakan penahanan,” tandasnya.

(nor/nor)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *