lobangpipis cowok Residivis Perkosa Kurir Wanita di Kebun Sawit Mateng ketika Ramadan




Mamuju center

cowok berinisial DL (29) di Kabupaten Mamuju center (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), nekat memperkosa kurir wanita inisial IS (23) di kebun sawit pada sinar masa ketika Ramadan. Pelaku Nan berstatus residivis itu berhasil dibekuk di jalur Trans Kabupaten Mamuju usai 6 masa buron.

Peristiwa pemerkosaan itu terjadi di Kecamatan Topoyo, Mateng pada Rabu (18/3) sinar. Setelah memperkosa korban, pelaku juga menggasak handphone dan Duit Kontan Lampau melarikan diri.

“Menangkap pelaku pencurian berbarengan kekerasan atau begal Nan juga disertai berbarengan pemerkosaan,” ujar Kapolresta Mamuju Kombes Ferdyan Indra Fahmi kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ferdyan berbisik pelaku melancarkan aksinya berbarengan berpura-pura memesan makanan kepada korban. ketika itu korban Tak Meletakkan curiga meski Letak pengantaran berada di area kebun sawit.

“ketika tiba di Letak, pelaku Lampau mengancam korban berbarengan senjata tajam kemudian melancarkan aksinya,” terangnya.

Ferdyan menyebut personel Polres Mateng ketika itu sempat mencari keberadaan pelaku namun belum membuahkan output. Pihaknya lantas mendapatkan perintah dari Kapolda Sulbar hasilkan ikut menolong pencarian setelah pelaku ditengarai hendak kabur ke wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelaku Nan keberadaannya terdeteksi kemudian dibuntuti tim Resmob hingga dibekuk di pos penjagaan di Jembatan Bosor Mamuju pada Selasa (24/3) sinar. Polisi ketika itu menembak kaki pelaku lantaran mengetes melarikan diri.

“Setelah mendapatkan perintah dari bapak Kapolda Sulbar, kami mencari dan mendapati keberadaan tersangka,” bebernya.

Ferdyan menuturkan pelaku merupakan residivis berbarengan sejumlah kasus berbeda seperti pencurian, penganiayaan, penikaman serta peredaran Duit Imitasi. Pelaku ketika ini telah diserahkan ke Satreskrim Polres Mateng hasilkan pengusutan kasus kelebihan berikut.

“Tersangka telah kami serahkan ke Polres Mateng,” imbuh Ferdyan.

(ata/sar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *