lobangpipis Oknum Penjaga sunyi di Palembang Perkosa Remaja Nan Kabur dari Griya




Palembang

Remaja Wanita di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial Z (16) sebagai korban pemerkosaan disertai berdua kekerasan oleh seorang oknum penjaga sunyi berinisial R (40). Atas langkah keji Nan dijalankan oknum penjaga sunyi tersebut, keluarga korban pun melapor ke polisi.

Peristiwa tersebut terwujud di keliru Esa Griya Hampa di kawasan jalur Tanjung Bubuk, Kecamatan Gandus, Palembang, pada Sabtu (4/4/2026) Sekeliling pukul 03.00 WIB.

Orang Uzur sambung korban, Yessy (33) menceritakan peristiwa bermula ketika anaknya kabur dari Griya dan terungkap oleh Penduduk Nan sedang berjaga sunyi di sebuah perumahan. dikarenakan korban menolak diantar balik, Penduduk kemudian menitipkan korban kepada terlapor Nan ketika itu bertugas sebagai penjaga sunyi di Letak tersebut.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Awalnya anak gua kabur dari Griya dan terungkap Penduduk. dikarenakan Beliau Tak mau balik, ujungnya dititipkan ke pelaku Nan jaga di perumahan Hampa berdua alasan biar istirahatnya Lezat, itu ungkapan Penduduk Sekeliling pukul 2 mula saat,” jelasnya ketika melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (14/4/2026).

Namun, niat mula ciptakan merawat korban Malah digunakan pelaku ciptakan berbuat asusila. Pelaku mengajak korban pindah ke keliru Esa Griya Hampa Nan belum berpenghuni. Di sanalah pelaku melancarkan aksinya berdua memaksa korban mengerjakan Interaksi intim.

“Anak gua dipaksa berhubungan tubuh. Eksis kekerasan juga, kepalanya dibenturkan ke Tembok oleh pelaku dikarenakan menolak. Setelah peristiwa itu, anak gua anyar mendapatkan melarikan diri dan balik,” ungkapnya.

Yessy memaparkan bahwa ia mengenal sosok pelaku sebagai tetangga, namun Tak Mempunyai Interaksi tidak terpencil. Pelaku teridentifikasi sehari-saat bekerja sebagai penjaga sunyi dan terkadang sebagai kernet mobil dump truk isi pasir.

“Kami tahu orangnya dan tahu namanya, tapi Tak tau tidak terpencil. Umurnya Sekeliling 40 tahunan, Pekerjaannya jaga sunyi. Kalau sunyi Beliau jaga di perumahan itu, tapi kalau cahaya tertarik ikut mobil dump truck isi pasir kayak gitu,” tambahnya.

dikarenakan peristiwa tersebut, korban merasakan trauma mendalam dan luka fisik dikarenakan penganiayaan. Keluarga korban semoga pihak kepolisian segera menangkap pelaku ciptakan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pihak kepolisian melalui Pamapta III Ipda Tamia Rahmadhany menyetujui adanya laporan terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tersebut.

“ciptakan laporan telah kami raih. ketika ini korban telah diserahkan kepada pihak LPPA ciptakan tindakan extra terus,” pastikan Ipda Tamia.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

(dai/dai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *