Makassar –
cowok berinisial JR (31) diperkirakan memperkosa pacarnya seorang siswi SMP berusia 15 tahun Usul Kabupaten Maros di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku memanfaatkan korban setelah kabur dari keluarganya Nan hendak merayakan Lebaran Idulfitri di Makassar.
“Pengungkapan kasus tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak. Pelaku telah dikendalikan Seiring korban di Barombong dan ketika ini telah diangkut ke Polrestabes Makassar hasilkan pemeriksaan extra terus,” ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Hamka kepada wartawan, Pekan (29/3/2026).
Korban Seiring keluarganya awalnya ke Makassar pas berlimpah orang masa menjelang Lebaran. Namun pada masa ketiga, Kamis (19/3) korban melangkah keluar dari Griya dan Tak kembali hingga pada akhirnya diinformasikan Lenyap pada Jumat (20/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Korban ke Makassar hasilkan merayakan Lebaran Seiring keluarganya. Pada masa ketiga Adalah tanggal 19 Maret 2026 korban terlihat meninggalkan kediaman Sekeliling pukul 13.00 Wita,” ungkapnya.
Polisi Nan melaksanakan penyelidikan kemudian mendapati pelaku Seiring korban di sebuah Griya Sekeliling Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Sabtu (28/3).
“Dari output penyelidikan, korban terungkap Seiring pelaku di wilayah Barombong. Tim kemudian Beralih ke Letak dan tercapai melindungi keduanya,” Jernih Hamka.
Korban seorang diri awalnya berkenalan berbarengan JR ketika berniat menghubungi anak pelaku. Namun, ponsel tersebut Malah digunakan oleh JR, hingga komunikasi keduanya berlanjut dan berpacaran.
“Awalnya korban Mau menghubungi anak pelaku, namun Nan merespons Malah pelaku. Dari situ komunikasi berlanjut Tiba pada akhirnya pelaku mengaku memanfaatkan identitas aslinya dan menjalin Interaksi berbarengan korban,” beber Hamka.
Dari output interogasi, pelaku mengakui telah melaksanakan Interaksi tubuh terhadap korban. langkah bejatnya itu dijalankan sebanyak lima kali selama korban tinggal di rumahnya.
Hamka menyebut, ketika pertemuan pertama di kawasan CPI Makassar, pelaku sempat berniat mengantar korban balik. Namun korban menolak, sehingga pelaku memanfaatkan situasi tersebut hasilkan membawa korban ke rumahnya dan melaksanakan pemerkosaan.
“Pelaku kemudian membawa korban ke rumahnya dan selama Seiring, pelaku melaksanakan persetubuhan sebanyak lima kali,” tutupnya.
(asm/hsr)