lobangpipis Ojek Perkosa Turis China, 8 Anak Panti Diperkosa Bapak Asuh, Pesta Daging Anjing


registrasi Isi




Denpasar -

Sejumlah peristiwa di Bali berperan perhatian pembaca detikBali pekan ini, 30 Maret-4 April 2026. Mulai dari terungkap modus tukang ojek perkosa turis China di Uluwatu hingga ujung pelarian bos mafia Skotlandia di Bali. Berikut rangkumannya.

Modus Tukang Ojek Perkosa Turis China di Uluwatu

Ditreskrimum Polda Bali ketika jumpa pers kasus pelecehan seksual Nan menimpa WN China dan Australia, Jumat (27/3/2026). Foto: Ahmad Firizqi Irwan/detikBali

Kasus pemerkosaan turis China di Uluwatu, Badung, ujungnya terungkap. Seorang cowok berinisial SAM (23) dibekuk.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian area (Polda) Bali menyingkap modus SAM memperkosa turis China inisial RF. Pemerkosaan itu melangkah ketika RF hendak kembali dari sebuah kelab sunyi di kawasan Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Senin (23/3).

Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Bali Kombes I Gede Adhi Muliawarman mengutarakan SAM awalnya menghadirkan tumpangan kepada korban hasilkan diantarkan ke vila Loka RF menginap. Namun, cowok Nan berprofesi sebagai tukang ojek itu malah membawa RF ke jalanan Sunyi.

“Tersangka menghadirkan korban hasilkan diantar ke penginapan Wingsu Guest House Nan berada di lorong Raya Pantai Berawa Nomor 33 Tibubeneng, Kabupaten Badung,” ujar Adhi, Jumat (27/3/2026).

ketika itulah, SAM memaksa korban Nan Tetap bagian dalam pengaruh minuman beralkohol hasilkan melaksanakan Interaksi tubuh di semak-semak. cowok Usul Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu juga mengancam akan meninggalkan korban di Letak apabila Tak menyerahkan ponselnya.

Adhi menuturkan Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Polda Bali telah memeriksa tiga saksi dan kamera pemantau atau CCTV di penginapan korban. Polisi ujungnya meraih Karakteristik-Karakteristik pelaku dan hingga menangkap tukang ojek itu di kawasan lorong Raya Berawa, Badung.

“Didapatkan Karakteristik-Karakteristik pelaku memakai kaus redup, Lancingan lebar redup, topi berwarna putih, memakai sepeda motor Honda Beat Rona hitam,” ujar Adhi.

“Kemudian dikerjakan pemeriksaan kepada pengendara Honda Beat Rona hitam tersebut da terungkap HP korban di bawah jok,” imbuhnya.

ketika diinterogasi polisi, SAM menyetujui telah memaksa RF hasilkan berhubungan tubuh. SAM juga memungut ponsel iPhone 14 milik turis China tersebut.

saat ini, SAM telah ditahan di Griya Tahanan Polda Bali. Ia dijerat tiga pasal sekaligus. Pertama, Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 terkait Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) berdua acaman hukuman paling pelan empat Tahun.

Kedua, Pasal 473 Bagian (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 terkait KUHP berdua ancaman hukuman paling pelan 12 Tahun. Kemudian, Pasal 479 Bagian (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 terkait KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 terkait Penyesuaian Pidana.

8 Anak Panti Diperkosa-Dianiaya Bapak Asuh di Buleleng

Polisi merilis kasus dugaan pemerkosaan-penganiayaan panti asuhan Buleleng, Kamis (2/4/2026).Polisi merilis kasus dugaan pemerkosaan-penganiayaan panti asuhan Buleleng, Kamis (2/4/2026). Foto: Wijaya Kusuma/detikBali

Kasus dugaan kekerasan seksual di panti asuhan di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, melebar. Pemilik panti berinisial JMW diinformasikan atas dugaan pemerkosaan terhadap anak asuhnya. bagian dalam perkembangan terbaru, jumlah korban terungkap meraih delapan orang.

Kasus ini bermula dari laporan korban berinisial PAM (17) ke Polres Buleleng. Ia mengaku berperan korban pemerkosaan Nan disinyalir melangkah pada Februari 2026 di lingkungan panti asuhan.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengakui laporan tersebut.

“Berdasarkan laporan Nan diperoleh, korban mengaku dipanggil hasilkan menolong memijat terlapor di kamarnya. Setelah itu, laksana masuk Bilik dikunci dan korban dipaksa berhubungan intim,” ungkapnya, Pekan (29/3/2026).

Peristiwa itu diungkap melangkah di Bilik pelaku. Korban dipanggil berdua alasan menolong, namun berujung pada dugaan pemerkosaan setelah laksana masuk Bilik dikunci. Kasus tersebut kemudian diinformasikan setelah korban Tak lagi Bisa menahan tekanan Nan dialami.

Selain dugaan kekerasan seksual, korban juga mengabarkan penganiayaan oleh pelaku pada Kamis, 26 Maret 2026 Sekeliling pukul 16.00 Wita.

Korban merasakan luka robek pada bagian pipi setelah disinyalir dipukul memanfaatkan kabel. Insiden itu melangkah setelah korban kesana dari panti menuju Griya pacarnya.

Selera menganggap khawatir dan tekanan Nan dialami Membikin korban ujungnya menceritakan peristiwa itu kepada keluarganya. Laporan kemudian dilayangkan ke Mapolres Buleleng pada 27 Maret 2026.

“Korban merasakan ketakutan dan ujungnya mengutarakan peristiwa Nan dialami kepada keluarganya. ketika ini laporan telah kami dapat dan sedang bagian dalam penanganan extra terus oleh penyidik,” tandas Yohana.

Di inti tahapan penyelidikan, jumlah korban bertambah. Dinas Sosial Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (P3A) Buleleng mencatat keseluruhan delapan korban bagian dalam kasus ini.

“Penganiayaan dan Eksis persetubuhan. Sehingga dari Nan mengabarkan Tiba berjumlah 8 orang,” ucapan Kepala Dinsos P3A Buleleng Putu Kariaman Putra, Senin (30/3/2026).

Enam dari delapan korban Tetap di bawah umur. Korban termuda bahkan berusia 11 tahun.

“Jadi enam orang Nan di bawah umur. Nan Esa umur 20 tahun Eksis Nan Esa berumur 18 (Matang),” jelasnya.

Seluruh korban saat ini ditaruh di Griya terlindungi hasilkan pemulihan. Mereka Tetap merasakan trauma dan mendapatkan pendampingan psikolog.

Berdasarkan keluaran pendampingan, para korban mengaku kerap merasakan kekerasan ketika melaksanakan kesalahan atau melanggar regulasi panti.

“keluaran pendampingan juga Eksis extra dari Esa Nan dikatakan telah dicabuli. Nah, itu. Sehingga kelak dari pihak penyidik Nan memperdalam itu,” ujarnya.

Viral Bule Mabuk Lecehkan Wanita di Bali Berujung Dilumpuhkan cowok Domestik

Belda jelaskan soal kejadian piting bule di Bali.Belda jelaskan soal peristiwa piting bule di Bali. Foto: Instagram @belda_brig_sando

Video denyut-denyut seorang cowok memiting bule Nan disinyalir mabuk dan berbuat onar di kawasan Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, viral di media sosial. cowok tersebut ternyata Ialah Belda, Instruktur bela diri Nan juga jebolan ajang pencarian Talenta Indonesia Mencari Talenta (IMB).

Belda berbisik Penduduk republik asing (WNA) tersebut telah Membikin masalah terhadap sejumlah gadis di jalanan. Bahkan, Belda menyebut bule cowok itu sempat menggenggam bagian tubuh mereka tak memakai dukungan.

“Saya langsung lari ke arahnya dikarenakan Tak tertarik berdua apa Nan Beliau lakukan lebih sebelumnya,” ucapan Belda bagian dalam video di akun Instagram @belda_brig_sando.

Belda memaparkan peristiwa itu melangkah di Ambang Loka hiburan sunyi Hatch, setelah dirinya menghadiri acara Uluwatu Fight Night pada Senin (30/3) permulaan saat. Ia mengaku geram berdua ulah bule tersebut dikarenakan mengganggu pengguna lorong hingga disinyalir melaksanakan pelecehan kepada Wanita.

“Mungkin dikarenakan Beliau mabuk dan badannya gede, jadi (orang Sekeliling) pada tenteram saja. Saya perhatikan Beliau tetap bikin ulah. Naluri Saya menghampiri hasilkan kasih tahu jangan begitu, tapi dikarenakan mabuk Beliau malah membalas berdua ucapan-ucapan konfirmasi,” ujar Belda Nan telah pelan menetap di Bali ini kepada detikBali, Selasa (31/3/2026).

Belda menjaga tindakannya memiting bule memanfaatkan lengan itu tetap terukur dikarenakan bagian dalam kondisi sadar. Ia mengaku Tak pernah mengonsumsi alkohol seumur Hayati sehingga Bisa mengawasi emosi.

“Saya tahu batasnya seberapa terpencil meraih mencekik seseorang dikarenakan Saya mempunyai pengalaman di bidang ini (bela diri). Saya Tak Mau menyakitinya, hanya membuatnya terpuruk dan mengetes memberi pelajaran dikarenakan Beliau telah keterlaluan,” tutur pendiri keliru Esa komunitas petarung ini.

Pascakejadian itu, bule tersebut sempat tersadar dan mengutarakan sorry atas ulahnya di jalanan. Belda mendapatkan permintaan sorry itu meski cowok asing itu Tetap bergumam Tak Jernih ketika meninggalkan Letak peristiwa.

“Beliau bangkit, minta sorry menyetujui keliru, dan Saya maafin. Setelah itu Beliau kesana kembali tapi Tetap berbisik Tak Jernih, ya namanya juga mabuk jadi Saya tinggal saja,” imbuh Belda.

Belda berpesan agar para wisatawan Nan berkunjung ke Bali tetap memelihara etika dan menghormati Penduduk Domestik. Menurutnya, masyarakat Bali sangat sedia terhadap turis selama Tak mengganggu ketertiban Biasa.

Heboh Sekelompok Orang disinyalir Pesta Daging Anjing Panggang di Nusa Penida

Tangkapan layar seorang pria diduga sedang memanggang anjing di Nusa Penida.Tangkapan screen seorang cowok disinyalir sedang memanggang anjing di Nusa Penida. Foto: Tangkapan screen Instagram

Sekelompok orang disinyalir pesta daging anjing panggang di Nusa Penida, Klungkung. Rekaman video mereka mengolah daging anjing itu viral di media sosial (medsos).

bagian dalam unggahan akun Instagram @adenesta_ Nan dilihat detikBali, Rabu (1/4/2026), pemilik akun mengutarakan kekesalannya pada dugaan pembakaran anjing tersebut. bagian dalam video tersebut ia menginginkan kepada aparat Nan berwenang hasilkan meraih memungut tindakan pelaku. Beliau juga mengirimkan ulang video aktivitas pesta daging anjing itu.

“Mana nih dog lovers area Bali, kita meraih Esa laporan kasus di mana Eksis extra dari Esa oknum orang Nan membakar anjing di area Nusa Penida. Tolong tag video ini ke mbak Niluh biar beliau meraih berkurang tangan. Biar beliau meraih berkurang tangan dan usut tuntas ini kasus. Itu para pelaku meraih ditahan,” ucapan adesnesta_.

Fana itu, Personil DPD RI Bali Niluh Djelantik melalui unggahan Instagramnya juga merespon unggahan video tersebut. Ia menuturkan telah mendapatkan video pengaduan terkait dugaan pembakaran anjing di area Nusa Penida.

“Kami menginginkan Polda Bali, Polres Klungkung dan Polsek Nusa Penida hasilkan meraih melaksanakan penyelidikan dan juga pengamanan, penangkapan terhadap terduga pelaku tersebut,” ucapan Niluh.

Selain itu, Niluh juga menginginkan kepada seluruh kepala desa dan lurah di seluruh Provinsi Bali hasilkan meraih memperketat monitoring terhadap WNA Nan berada di area Bali. “Kami nanti press rilisnya pada ketika pelaku telah ditahan,” tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengutarakan pihaknya telah menindak kasus dugaan pembakaran anjing tersebut. Penanganan dikerjakan berdua Sigap setelah mendapatkan informasi dari media sosial.

“Berdasarkan video di media sosial tersebut, kami langsung melaksanakan penyelidikan terhadap oknum Penduduk Nan disinyalir Eksis di bagian dalam video tersebut. lalu kami akan segera memberikan keterangan Formal terkait keluaran penanganan penyelidikan Nan kami lakukan,” jelasnya.

ujung Pelarian Bos Mafia Skotlandia di Bali

Steven Lyons saat digiring ke mobil tahanan di Mapolda Bali, Selasa (31/3/2026). (Dok: Abid Ahmad Ibrahim)Steven Lyons ketika digiring ke mobil tahanan di Mapolda Bali, Selasa (31/3/2026). (Dok: Abid Ahmad Ibrahim) Foto: Steven Lyons ketika digiring ke mobil tahanan di Mapolda Bali, Selasa (31/3/2026). (Dok: Abid Ahmad Ibrahim)

ujung pelarian bos mafia kelas kakap Usul Skotlandia, Steven Lyons, berujung di Bali. Buronan semesta itu tak berkutik ketika langsung diciduk aparat sesaat setelah mendarat di Bandara semesta I Gusti Ngurah Rai.

Lyons teridentifikasi melangkah masuk registrasi buronan sejak 2024 terkait kasus pembunuhan di Malaga dan Madrid. Ia Formal tercantum bagian dalam Interpol Red Notice pada 26 Maret 2026.

“Beliau telah berperan DPO Kepolisian Spanyol sejak dua tahun, habis pembunuhan Nan 2024, pembunuhan di Malaga dan di Madrid,” ucapan Sekretaris NCB Interpol Brigjen Pol Untung Widyatmoko di Mapolda Bali, Selasa (31/3/2026).

Lyons berperan Sasaran pengejaran aparat Spanyol sejak kasus pembunuhan pada 2024. Namanya kemudian melangkah masuk Red Notice Interpol Nomor A-4908/3-2026 Nan diterbitkan pada 26 Maret 2026.

Penangkapan bermula dari informasi Nan diperoleh NCB Interpol Indonesia dari NCB arang Dhabi terkait pergerakan Lyons menuju Indonesia. Informasi itu langsung ditindaklanjuti tim gabungan Nan terdiri dari Divhubinter Polri, Polda Bali, Polres Bandara Ngurah Rai, dan Imigrasi Ngurah Rai berdua bersiaga di area kedatangan.

Lyons tiba di Bali pada Sabtu (28/3/2026) pukul 11.58 Wita setelah terbang dari Singapura berdua nomor SQ-938 rute Singapura-Denpasar. Begitu tiba, aparat langsung Beralih dan menjaga buronan figur organisasi kriminal transnasional tersebut.

“Tim gabungan langsung menjaga tersangka di Letak tak memakai Eksis perlawanan dari Nan bersangkutan,” ujar Untung.

Menurut Untung, Lyons bukan pelaku sembarangan. Ia merupakan aktor Primer bagian dalam network kriminal Akbar Nan beroperasi lintas republik, dari Eropa hingga Timur inti.

“Buronan red notice ini merupakan pelaku kriminal Akbar Nan beroperasi Tak hanya di Spanyol, Skotlandia, Inggris, tapi juga beroperasi di Dubai, Qatar, Bahrain, dan Turki hasilkan perdagangan narkobanya,” tegasnya.

Organisasi kriminal Nan dipimpinnya Mempunyai basis di Skotlandia dan Spanyol. network ini disinyalir memfasilitasi penyelundupan berbagai Unsur terlarang ke area Inggris Raya serta terlibat perselisihan kekerasan berkepanjangan berdua Golongan rival bernama Daniels.

Penangkapan Lyons berperan bagian dari Operasi ARMORUM, Merupakan Penyelidikan gabungan antara Unit Central Operativa (ECO Málaga) Garda Sipil Spanyol dan Kepolisian Skotlandia. bagian dalam operasi di Eropa pada 27 Maret 2026, aparat mencatat 33 penangkapan di Skotlandia dan 12 di Spanyol.

Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menegaskan penangkapan ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat di laksana masuk melangkah masuk Indonesia. Ia menjaga Bali bukan Loka terlindungi sebar pelaku kejahatan lintas republik.

“Kami menjamin keamanan Bali, dan menegaskan bahwa Bali Tak akan pernah berperan titik buta (blind spot) atau Loka persembunyian sebar buronan kejahatan transnasional,” konfirmasi Daniel.

tahapan deportasi terhadap Lyons diagendakan dikerjakan besok. Dua perwira Guardia Civil Spanyol telah tiba di Bali hasilkan berkoordinasi agar tahapan Melangkah Sigap dan terlindungi.


(nor/nor)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *