Jakarta, tvOnenews.com – Seorang menantu yakin diri rudapaksa Bunda mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang Masa sahur.
TRIGGER WARNING: Artikel ini mengandung materi eksplisit kekerasan seksual atau pemerkosaan Nan mendapatkan menyebabkan kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda Tak meneruskan membacanya Kalau merasakan kecemasan dan menginginkan Donasi profesional.
Pria itu berinisial SA (44) tercapai diringkus jajaran Tim Resmob Satreskrim Polres Gowa Seiring Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Gowa.
SA diperkirakan mengerjakan tindakan kekerasan seksual atau pemerkosaan terhadap Bunda mertuanya seorang diri berinisial HA (49).
Terpaut lima tahun berdua mertuanya seorang diri, SA mengaku tak Bisa membendung nafsu birahinya hingga yakin diri mengerjakan pemerkosaan.
Kepada polisi pelaku membeberkan langkah bejatnya tersebut dikerjakan ketika mertuanya inti tertidur di internal Bilik.
Ia mengendap memasuki ke internal Bilik mertuanya di gelap saat dan memaksa korban ciptakan mengerjakan Interaksi tubuh layaknya suami istri.
Kepada polisi, pelaku mengaku mengerjakan perbuatannya itu hanya Esa kali pada Rabu (25/2/2026) sekira pukul 00.30 Wita.
“Dari pengakuan Fana, pelaku mengakui telah mengerjakan perbuatan tersebut ketika korban sedang tertidur. ketika ini kami Tetap mendalami motif serta kronologi Komplit peristiwa,” Pelaksana Tugas Kasat Reskrim Polres Gowa, IPTU Arman Tarru, disertai Kanit Resmob Polres Gowa ketika dikonfirmasi, Kamis (26/02/2026).
Penangkapan terjadi dramatis setelah pelaku Berjuang bersembunyi di atas plafon rumahnya ketika hendak ditahan.
Penggerebekan dikerjakan di Griya pelaku Nan berada di Kelurahan Parang Banua, Kecamatan Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan.
Tim Resmob Satreskrim Seiring personel Kamneg Sat Intelkam Polres Gowa mengepung Griya tersebut setelah mengerjakan penyelidikan berdasarkan laporan korban.
ketika petugas tiba dan mengerjakan penggeledahan, pelaku teridentifikasi tumbuh ke bagian atas Griya dan bersembunyi di atas plafon ciptakan menjauhkan penangkapan.
“berkurang, berkurang ko, ku tembak ko,” berteriak polisi.
SH Nan hanya memakai sarung dan tak memakai baju raut wajahnya terlihat cemas. Ia pelan berkurang dari tembok rumahnya
Setelah disalurkan jaket, SH pun diangkut ke Mapolres Gowa ciptakan ditelusuri.
Halaman lalu :
Ia juga menegaskan bahwa motif pelaku Adalah dikarenakan hawa nafsu. Dan sekarang pihaknya yelah mengatasi kasus ini.