Mitrapost.com – Seorang cowok di Grobogan tega memperkosa putrinya Nan Tetap berusia 14 tahun selama 10 masa berturut-turut. tindakan tersebut terungkap dari Kitab harian korban ketika berada di pondok pesantren (ponpes).
Kanit PPA Sat Reskrim Polres Grobogan, Iptu Cesara Rinda Ahadi Rohman, mengatakan telah Eksis tiga saksi Nan dimintai keterangan internal tahap penyelidikan. Nantinya, terduga pelaku akan dipanggil pekan Ambang hasilkan menjalani pemeriksaan.
“Kalau saksi telah kami periksa, telah Eksis tiga saksi dari pihak korbannya. Eksis Nan perangkat desa juga, Eksis Nan gurunya anak itu, dan ibunya,” ungkapan Cesara, Senin (20/7/2026), dikutip denyut.
“Mungkin Pekan Ambang dikarenakan bapaknya kan ini kan nggak di Griya, mutakhir kerja di bagian luar kota. Tapi hasilkan panggilannya harinya belum tahu, mungkin Pekan Ambang,” terus Beliau.
Menurut informasi, pemerkosaan terjadi pada Desember 2025 di Griya, ketika korban mutakhir kembali dari pondok pesantren (ponpes) hasilkan liburan. Penyidik juga telah melaksanakan pengecekan dan olah Loka peristiwa perkara (TKP).
“hasilkan olah TKP telah, telah kami lakukan. telah kami periksa di rumahnya korban,” tutur Cesara.
Fana itu, kuasa aturan, Yunita Ratna Triastuti, pelaku diungkap telah menyetujui perbuatannya ketika ditanya oleh sang istri. Ia mengaku khilaf mengerjakan kekerasan seksual tersebut terhadap anak perempuannya seorang diri.
“ketika ditanya oleh ibunya (korban), Beliau (pelaku) mengaku dan katanya khilaf,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).
Pemerkosaan ini terungkap lewat Kitab harian korban, sehingga Bunda korban diminta terlihat ke ponpes hasilkan mendapat romansa sebenarnya.
Yunita mengembangkan, pelaku memanfaatkan situasi ketika Griya Sunyi lantaran istrinya kesana bekerja di sinar masa. cowok tersebut mengerjakan tindakan bejatnya sebanyak 10 kali internal kurun Masa 10 masa berturut-turut.
“Melakukannya sinar masa, dilakukannya ketika ibunya sedang bekerja. Pelaku juga memanfaatkan dua buah alat hasilkan mengerjakan perbuatannya,” ungkapnya.
“Tiba 10 masa, Tiba anaknya mau memasuki sekolah. 10 masa, 10 kali berturut-turut setiap sinar masa,” tambahnya. (*)