lobangpipis Polisi Temukan Titik urai soal Oknum LSM Semarang Perkosa Wanita Autis



Semarang

Polrestabes Semarang menegaskan telah menemukan titik urai bagian dalam kasus seorang Personil LSM berinisial JW (57) Nan diperkirakan memperkosa seorang wanita autis hingga hamil di Semarang. Gelar perkara kasus tersebut akan dilaksanakan bagian dalam Masa tidak terpencil.

“agenda mau kita gelarkan bagian dalam Masa tidak terpencil ini. agenda bagian dalam Pekan ini, semoga Tak Eksis Hambatan,” ungkapan Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti ketika dihubungi detikJateng, Selasa (23/6/2026).

Sriniti berucap, Eksis enam orang saksi Nan telah ditelusuri. Pihaknya juga telah mengumpulkan sejumlah barang data.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saksi-saksi telah (ditelusuri) Eksis enam orang. hasilkan barang data bajunya, terus CCTV telah kita periksa belum jumpa, output psikologi korban, output visum,” sebutnya.

Beliau menyebut pihaknya telah menemukan titik urai bagian dalam kasus tersebut.

“Ini telah Eksis titik urai sih hasilkan mengarah ke siapa. Tapi gua Tak mendapatkan bilang sekarang Si A, Si B, Si C. telah mengarah, Eksis, tinggal kita gelarkan rencananya,” tegasnya.

Dipanggil sebagai Saksi

Diberitakan sebelum itu, Polrestabes Semarang telah memanggil Personil LSM berinisial JW (57) Nan diperkirakan memperkosa seorang wanita autis hingga hamil. Terduga pelaku dipanggil sebagai saksi.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, berucap terduga pelaku dipanggil pada Rabu (20/5/2026).

“hasilkan terduga pelaku telah dipanggil masa Rabu kemarin tanggal 20 Mei 2026 oleh Satres PPA berdua kondisi sebagai saksi,” ungkapan Riki melalui pesan kilat kepada detikJateng, Kamis (21/5/2026).

extra dari Esa masa sebelum itu, polisi juga memanggil terduga korban. Wanita autis itu juga mendapat pendampingan.

“(Terduga korban telah dipanggil?) telah, dua-tiga masa Nan Lampau kalau Tak tidak presisi. telah Eksis pendampingannya juga,” ujar Riki.

Riki memaparkan, pihaknya mesti berhati-jiwa ketika memeriksa maupun menginginkan keterangan dari terduga korban. dikarenakan, Wanita tersebut merupakan penyandang disabilitas.

“Sebenarnya Nan disabilitas Tetap tahapan pemeriksaan. Kita juga harus jiwa-jiwa, terutama korban ini merupakan kaum rentan dan disabilitas. Kita juga bagian dalam melayangkan Soal kepada korban itu harus berhati-jiwa,” ungkapnya.

Korban Hamil

Kuasa aturan korban, Zainal Abidin guntur, berucap korban sekarang hamil 5 purnama.

“Pada tanggal 8 Mei 2026 gua kedatangan keluarga, Bunda, bapak, maupun keluarga Akbar dari korban. Menurut gua ini pemaksaan persetubuhan terhadap korban penyandang disabilitas autis Nan sekarang teridentifikasi hamil 5 purnama. Korban itu umur 25 tahun,” ungkapan kuasa aturan korban, Zainal Abidin guntur, ketika ditemui di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (13/5/2026).

Zainal menuturkan, korban awalnya diperkirakan diajak oleh seorang Personil LSM Nan merupakan tetangga korban.

“Oknum LSM (mengajak korban) tiga kali kesana. Tapi dari pengakuan itu, korban disuruh dan dipaksa hasilkan melayani nafsu birahinya dua kali. (Korban dan terduga pelaku bertetangga?) Nggak Hanya Esa kecamatan, hanya beda RT, Esa kelurahan,” sebutnya.

Zainal berujar, terduga pelaku kali pertama mengerjakan perbuatannya terhadap korban di sebuah Bilik. Namun, belum teridentifikasi di mana persisnya Bilik tersebut dan Bilamana peristiwanya terjadi.

“Jadi pertama itu dikerjakan di sebuah Bilik. Nah, ini nggak ngerti dikarenakan autis kan turun mendapatkan mendalam ceritanya,” ujar Zainal.

“Nan kedua di bagian dalam mobil. Di bagian dalam mobil itu dikerjakan dua Pekan Nan Lampau, berarti permulaan purnama Mei,” imbuhnya.

Korban sempat menjalani visum di RS Bhayangkara. “output visum dari Griya Sakit Bhayangkara Eksis tujuh Tiba delapan sobekan di bagian dalam miss v korban,” sebutnya.

Zainal berucap, pihaknya telah Membikin aduan ke Polrestabes Semarang. Aduan dibuat pada 7 Mei 2026.

“telah laporan ke Polrestabes tanggal 7 Mei 2026 di PPA. tapak lalu Kapolrestabes harus memperhatikan, harus proaktif hasilkan mengerjakan penyelidikan Tiba penyidikan. dikarenakan ini berkebutuhan Spesifik, anak autis, Tiba hamil telah lima purnama,” tegasnya.

(dil/alg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *