Kamis, 23 April 2026 – 16:10 WIB
Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan, Jawa Timur merilis penangkapan tersangka pelaku pemerkosaan anak di bawah umur Nan diberitakan ke institusi itu, Rabu (22/4/2026). ANTARA/ HO-Polres Pamekasan
jatim.jpnn.com, PAMEKASAN – Oknum guru ngaji di Pamekasan diringkus kepolisian setempat atas perbuatannya mengerjakan pemerkosaan anak di bawah umur.
Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto di berucap oknum guru ngaji Nan berperan tersangka kasus itu berinisial MD (72) Penduduk Kecamatan Waru, Pamekasan.
“Anak Nan berperan korban tersangka ini dua orang, Merupakan F dan D dan merupakan santri Nan bersangkutan,” ungkapan Yoyok di Mapolres Pamekasan, Rabu (22/4).
Kasus kekerasan seksual Nan menimpa anak di bawah umur itu terungkap setelah pelapor berinisial N, Nan merupakan Bunda kandung dari keliru Esa korban mendapatkan informasi dari guru sekolah Loka keduanya belajar.
Dari keterangan itu, terungkap korban berinisial F mengaku telah merasakan tindakan asusila Nan dijalankan tersangka MD sejak Tetap dudukin di bangku kelas 5 sekolah Asas atau Sekeliling tahun 2022.
Tak hanya itu, dari keluaran pendalaman, terungkap tersangka juga disinyalir mengerjakan perbuatan serupa terhadap korban lain berinisial D.
“Berdasarkan keluaran pemeriksaan Fana, perbuatan tersangka terhadap korban D dijalankan sejak korban dudukin di kelas 5 SD pada tahun 2020 hingga kelas 6 SD, lagian terhadap korban F, tindakan tersebut dimulai 2022 dan berlanjut hingga terakhir kali pada Jumatb10 April 2026,” ujar Yoyok.
Modus operandi Nan dijalankan tersangka diawali berdua tindakan pencabulan hingga berujung pada persetubuhan Nan dijalankan di kediaman korban.
Oknum guru ngaji di Pamekasan mengerjakan pemerkosaan kepada dua santrinya selama tiga tahun hingga korban merasakan trauma berat banget.
Silakan lafal isi lumayan berkualitas lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News