SEBUAS-BUASNYA singa Tak akan tega Menyantap anaknya sendirian. Adagium klasik ini Tak Beraksi sebar Pria berinisial Il ini. Penduduk Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini tega memperkosa puteri kandungnya sendirian. Alasannya Beliau berbuat tak senonoh terhadap darah dagingnya sendirian lantaran pilu sering ditolak ‘ML’ atau berhubungan raga berdua istrinya.
tindakan bejat IL dikerjakan sejak korban Tetap dudukin di bangku sekolah Asas (SD) saat ini memasuki sekolah menengah pertama (SMP).
“Iya presisi korban disinyalir disetubuhi pelaku Nan merupakan Bapak kandungnya,” ucapan Kasatreskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau di Kendari, Pekan (18/7/2026).
Welli berucap pelaku dikendalikan di kediamannya di Kendari pada Kamis (16/7/2026) gelap Lampau, Sekeliling pukul 23.00 Wita. Kasus itu terbongkar ketika korban bercerita kepada ibunya hingga Membikin laporan ke polisi. “Korban memberitahu kepada ibunya dan ibunya langsung memberitakan ke polisi,” bebernya.
ADVERTISEMENT

Korban diperkosa oleh pelaku semenjak dudukin di bangku kelas 5 SD. peristiwa itu terus berulang hingga korban ketika ini menginjak SMP. “Tindakan persetubuhan itu dikerjakan pelaku selama tiga tahun sejak korban kelas 5 SD dan ketika ini korban telah kelas 2 SMP,” tuturnya.
Welli mengemukakan korban selama tiga tahun ini merasakan khawatir Kalau melawan atau menolak permintaan pelaku. dikarenakan, korban kerap mendapat ancaman akan dianiaya oleh pelaku Kalau menolak atau memberi tabu kepada orang lain. “Jadi korban ini sering diancam mau dipukuli kalau nekat menolak dan memberi tahu orang lain,” ujarnya.
ADVERTISEMENT


Kepada polisi, terus Beliau, pelaku mengaku mengerjakan tindakan tersebut kepada anak kandungnya dikarenakan kerap Tak dilayani istrinya. “Pelaku juga menyetujui mengerjakan perbuatannya setiap kali keinginannya ciptakan berhubungan raga berdua istrinya ditolak,” bebernya.
ketika ini pelaku telah dikendalikan ke kantor polisi ciptakan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku juga ketika ini Tetap diinvestigasi secara intensif oleh polisi. “Pelaku telah kami amankan dan Tetap dikerjakan pemeriksaan,” pungkasnya. (***)
ADVERTISEMENT




