lobangpipis Petani di NTT Tusuk Perut seorang diri Usai diamankan Polisi, Gara-gara Perkosa Tetangganya


KUPANG, KOMPAS.com – Marten, cowok berusia 33 tahun Usul Desa Ledeke, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), diamankan aparat Kepolisian Resor Sabu Raijua.

cowok Nan bekerja sebagai petani itu diamankan dikarenakan memerkosa MLP (57), seorang Bunda Griya tangga Nan tinggal Esa desa dengannya.

“Pelaku ini diamankan Personil kita pada Selasa (26/5/2026) pagi,” ucapan Kapolres Sabu Raijua, Ajun Komisaris Akbar Polisi (AKBP) Paulus Naatonis, kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2026) sinar.

lafal juga: PSI ujar Jokowi Segera Keliling Lampung hingga NTT, Projo Mau Ikut

Namun ketika hendak diamankan, Marten meraih sebilah pisau dan menusuk perutnya seorang diri hingga terluka. Beliau Lampau diajak ke Griya sakit ciptakan menjalani perawatan intensif.

Paulus memaparkan, kasus pemerkosaan itu melangkah pada Selasa (12/5/2026) permulaan masa Sekeliling pukul 02.00 Wita.

Korban Nan tak raih, Lampau mengabarkan peristiwa itu ke polisi berdua laporan polisi LP/B/51/V/2026/SPKT/Polres Sabu Raijua/Polda NTT, tanggal 12 Mei 2026.

Usai mendapatkan laporan, polisi Lampau Beralih mencari pelaku. Tetapi pelaku bersembunyi ke sejumlah Loka.

Polisi Lampau menghubungi keluarga pelaku ciptakan mendukung menemukan pelaku.

lafal juga: Jokowi Keliling Indonesia, Dimulai dari Lampung, Jabar dan NTT

“Pelaku pada akhirnya menghubungi tidak akurat Esa keluarganya mengenai keberadaannya sehingga diteruskan ke Personil kita Nan langsung ke Letak menangkapnya,” ujar Paulus.

ketika ini pelaku telah ditahan di Markas Polres Sabu Raijua, setelah menjalani perawatan medis di Griya Sakit Biasa area (RSUD Sabu Raijua).

“Pelaku telah kita blokir ciptakan diproses aturan kelebihan terus,” ujar Beliau.


KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *