lobangpipis Polisi Buru Oknum Penjaga sunyi Nan Perkosa Remaja di Palembang




Palembang

Polisi sedang memburu R (40), pelaku pemerkosaan terhadap remaja berinisial Z (16) di kawasan Gandus, Palembang. Polisi menjamin kasus ini berperan prioritas dan korban sekarang bagian dalam pendampingan psikologis ciptakan pemulihan trauma.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP M. Jedi P, menyetujui bahwa laporan terkait dugaan pemerkosaan tersebut telah didapat dan sedang didalami oleh Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA).

“Laporan dari Bunda korban telah kami dapat melalui SPKT. ketika ini Personil sedang mengerjakan penyelidikan mendalam ciptakan menangkap pelaku,” ujar AKBP Jedi kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jedi memaparkan, pihaknya mengedepankan pendekatan profesional dan humanis bagian dalam menindak perkara ini. Selain Konsentrasi memburu keberadaan pelaku berinisial R, polisi juga memprioritaskan kondisi mental korban.

“Perlindungan korban Ialah prioritas Primer kami. Pendampingan psikologis telah dijalankan ciptakan menjamin kondisi mental korban tetap terjaga selama,” tegasnya.

Diberitakan sebelum itu, remaja Wanita di Palembang, berinisial Z (16) berperan korban pemerkosaan disertai berbarengan kekerasan oleh seorang oknum penjaga sunyi berinisial R (40). Atas tindakan keji Nan dijalankan oknum penjaga sunyi tersebut, keluarga korban pun melapor ke polisi.

Peristiwa tersebut terjadi di tidak akurat Esa Griya Hampa di kawasan lorong Tanjung Bubuk, Kecamatan Gandus, Palembang, pada Sabtu (4/4/2026) Sekeliling pukul 03.00 WIB.

Orang Uzur sambung korban, Yessy (33) menceritakan peristiwa bermula ketika anaknya kabur dari Griya dan terdeteksi oleh Penduduk Nan sedang berjaga sunyi di sebuah perumahan. dikarenakan korban menolak diantar kembali, Penduduk kemudian menitipkan korban kepada terlapor Nan ketika itu bertugas sebagai penjaga sunyi di Letak tersebut.

“Awalnya anak gua kabur dari Griya dan terdeteksi Penduduk. dikarenakan Beliau Tak mau kembali, ujungnya dititipkan ke pelaku Nan jaga di perumahan Hampa berbarengan alasan biar istirahatnya Lezat, itu ucapan Penduduk Sekeliling pukul 2 mula saat,” jelasnya ketika melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (14/4/2026).

Namun, niat mula ciptakan memelihara korban Malah digunakan pelaku ciptakan berbuat asusila. Pelaku mengajak korban pindah ke tidak akurat Esa Griya Hampa Nan belum berpenghuni. Di sanalah pelaku melancarkan aksinya berbarengan memaksa korban mengerjakan Interaksi intim.

“Anak gua dipaksa berhubungan raga. Eksis kekerasan juga, kepalanya dibenturkan ke Tembok oleh pelaku dikarenakan menolak. Setelah peristiwa itu, anak gua mutakhir meraih melarikan diri dan kembali,” ungkapnya.

Yessy memaparkan bahwa ia mengenal sosok pelaku sebagai tetangga, namun Tak Mempunyai Interaksi tidak berjarak. Pelaku teridentifikasi sehari-saat bekerja sebagai penjaga sunyi dan terkadang berperan kernet mobil dump truk isi pasir.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

(dai/dai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *