lobangpipis Remaja Perkosa Remaja di Ruangan Hampa Pasar Siantar, Ditodong Pisau-HP Dicuri




Pematangsiantar

Seorang remaja berinisial RM (16) memperkosa remaja Nan Tak dikenalnya di tidak akurat Esa pasar di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) inisial U (19) dan mengancamnya memakai pisau. Selain itu, pelaku juga mencuri telepon seluler dan Duit korban.

Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar berbisik peristiwa itu terjadi ruangan Hampa Nan berada di tidak akurat Esa pasar di Kota Pematangsiantar, Selasa (5/5/2026) sekira pukul 06.00 WIB. Fana pelaku diamankan pada Rabu (20/5).

“Pelaku ini Tetap anak di bawah umur,” ucapan Sandi ketika dikonfirmasi detikSumut, Jumat (22/5).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandi berbisik peristiwa berawal ketika korban hendak kesana bekerja ke tidak akurat Esa warung santap di Kabupaten Simalungun, sekira pukul 05.00 WIB. Namun, sebelum itu, pelaku kelebihan masa lalu singgah ke Lapangan Merdeka Pematangsiantar ciptakan Berjumpa temannya.

Setelah Berjumpa temannya, korban pun Melangkah kaki menuju ke tidak terpencil pasar tersebut ciptakan mengharap angkot. Selang kelebihan dari Esa Masa, pelaku Nan Tak dikenali oleh korban itu, mendadak mendekati korban berbarengan modus Mau meminjam handphone ciptakan menelepon saudaranya.

Korban berbarengan niat mendukung pun memberikan telepon genggamnya ciptakan dipinjam pelaku. Namun, setelah itu, pelaku mengajak dan membujuk korban ciptakan tumbuh ke lantai 3 pasar itu berbarengan dalih ciptakan menginput pulsa.

dikarenakan handphone korban Tetap dipegang oleh pelaku, korban pun terpaksa ikut melangkah masuk ke pasar itu.

“ketika di tangga menuju lantai 2, korban diancam Pria tersebut memakai sebilah pisau ke arah leher Sembari mengancam ciptakan tenteram dan mengejar pelaku ke lantai 3,” ujarnya.

Setibanya di lantai 3 pasar tersebut, pelaku membawa korban ke tidak akurat Esa ruangan Hampa dan memperkosanya. Sandi menyebut lantai 3 pasar itu memang Sunyi dikarenakan telah lumayan melimpah kios Nan Hampa.

Usai memperkosa korban, pelaku juga mencuri handphone dan Duit korban sebanyak Rp 200 ribu. Setelah melaksanakan langkah bejatnya, pelaku pun kesana meninggalkan korban.

Atas peristiwa tersebut, korban merasakan trauma dan memutuskan Membikin laporan ke Polres Pematangsiantar. Petugas kepolisian pun melaksanakan serangkain penyelidikan hingga ujungnya menangkap pelaku di Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan keluaran pemeriksaan Fana, ucapan Sandi, langkah seperti itu mutakhir mula sekali dikerjakan pelaku. Namun, sejauh ini pihak kepolisian Tetap mendalaminya.

“Tiba ketika ini, anak terduga pelaku telah ditangani gunakan dikerjakan pemeriksaan ciptakan diproses,” pungkasnya.

(fnr/mjy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *