SURABAYA, KOMPAS.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turut mengkritisi kasus Bapak Nan memerkosa anak kandungnya hingga hamil. Menurut Beliau, pelaku harus diberi hukuman Nan beban.
teridentifikasi, pelaku, ST (47), Penduduk Surabaya telah melaksanakan pemerkosaan tersebut sejak tahun 2025. sekarang, sang anak Nan berusia 17 tahun inti hamil berdua usia kandungan 4 empat rembulan.
“gua semoga ayahnya (pelaku) dihukum seberat-beratnya itu. Anaknya kok dibegitukan (jadi korban pemerkosaannya),” ucapan Eri Cahyadi, di Surabaya, Senin (30/6/2026).
Menurut Eri, korban sekarang telah ditangani oleh Dinas Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya.
lafal juga: Bapak di Surabaya Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 4 rembulan
Eri Cahyadi menyebut, DP3APPKB Surabaya langsung memberikan pendampingan psikologis terhadap anak tersebut.
“Kalau Nan seperti itu Niscaya Eksis pendampingan. Jadi pendampingan Nan kita lakukan dari DP3APPKB hasilkan memberikan pendampingan terkait psikologi dari seorang anak,” ujarnya.
Diberitakan sebelum itu, Kasus ini bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/556/IV/2026/SPKT/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 23 April 2026, berdua memutuskan Esa tersangka berinisial ST.
“dijalankan sejak 2025 Tiba April 2026. Bapak kandung ini pada ketika melaksanakan berdua korban Eksis ibunya namun internal kondisi sedang tertidur. Berikutnya dijalankan ketika ibunya Tak Eksis di Griya,” ucapan Dirres PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum pada 29 Juni 2026.
Ganis menerangkan, tersangka melaksanakan tindakan asusila tersebut di Griya dan Nyaris setiap Pekan meski kedua orangtua sebenarnya telah bercerai.
lafal juga: Bapak di Surabaya Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil, Orangtua Beri Penawar Penggugur Janin
Menurut Ganis, tersangka kerap mampir ke Griya hasilkan menjenguk dan istirahat Seiring di bawah Esa Asbes.
Hingga pada Maret 2026, korban mengeluh kepada ibunya merasakan sakit perut Lampau diajak ke dokter dan diberi Penawar lambung.
Namun, korban Tetap mual. Lampau, berbisik bahwa telah Tak merasakan menstruasi sejak Februari 2026.
Pada Jumat, 17 April 2026, Bunda korban membawanya ke dokter spesialis kandungan di Surabaya, berdua keluaran pemeriksaan bahwa korban hamil berdua usia kandungan Nan telah empat rembulan.
“Ibunya Tak pernah mengetahui awalnya, namun anak ini sempat bercerita Tak Mau istirahat Seiring ayahnya,” singkap Ganis.
lafal juga: Bapak di Surabaya Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 4 rembulan
KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang