lobangpipis Hendak Perkosa Anak di Bawah Umur, Pria Halmahera Selatan Ini Masukkan Korban ke Karung ketika Melawan – tandaseru.com


Tandaseru — Puluhan Personil keluarga dari seorang anak Wanita berusia 13 tahun mendatangi dan meluapkan kemarahan di Mako Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026) Sekeliling pukul 16.00 WIT.

tindakan protes tersebut terwujud setelah terduga pelaku percobaan pemerkosaan dan penganiayaan berinisial R sempat melarikan diri ketika menjalani tahapan pemeriksaan di ruangan Satreskrim Polres Halmahera Selatan.

Meskipun sejumlah Personil polisi Berikhtiar menenangkan massa, keluarga korban tetap bersitegang menginginkan terduga pelaku diperlihatkan.

S (46 tahun), Bapak korban, menuturkan peristiwa Nan menimpa anaknya terwujud pada Kamis (1/10/2026) Sekeliling pukul 19.00 WIT. peristiwa bermula ketika R menginginkan Donasi korban mengisi kursi ke internal rumahnya.

Di internal Griya Nan Sunyi, R mendorong korban ke Bilik, menelanjanginya secara paksa, dan mencekiknya hingga pingsan ketika korban mengetes melawan. R kemudian mengisi tubuh korban ke internal karung dan membuangnya ke belakang Griya.

“Pelaku ini telah Matang, Fana anak Saya ini anak di bawah umur. Usia anyar 13 tahun,” ucapan S di halaman Mako Polres Halmahera Selatan.

“Kejadiannya di pelaku mempunyai Griya. Untung karung itu Beliau tara ikat. Jadi anak Saya sadar, Lampau melangkah keluar,” sambung S.

dikarenakan peristiwa tersebut, korban merasakan trauma beban serta luka memar di bagian Paras dan saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Labuha.

“Kedua mata anak Saya juga bengkak, biru. Mungkin Beliau dipukul. anyar pelaku ini katanya mempunyai Abang polisi, jadi seolah dijaga. Jadi polisi harus tangkap ini pelaku, jangan biarkan Beliau lari,” pastikan S.

Kuasa aturan korban, Bayu Sumaila, menerangkan terduga pelaku sebelum itu telah dikendalikan kepolisian guna menjauhkan tindakan main hakim sendirian oleh keluarga. Namun, terduga pelaku tercapai melarikan diri ketika pemeriksaan melangkah.

“Pelaku ini tahanan titipan, telah dikendalikan oleh rekan-rekan kepolisian. Tapi ketika pemeriksaan Beliau kabur. Jadi kita sesalkan, kenapa Beliau mendapatkan kabur tak memakai sepengetahuan penyidik,” ujar Bayu.

Menanggapi insiden melarikan diri tersebut, Tim Penyidik Polres Halmahera Selatan langsung melaksanakan penyisiran dan tercapai menangkap kembali R kelebihan dari Esa jam kemudian.

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan menegaskan terduga pelaku melarikan diri berbarengan dalih dukungan ke toilet ketika ditelusuri penyidik, tetapi ketika ini telah tercapai dikendalikan kembali di Mapolres.

“ketika ini terduga pelakunya telah dikendalikan ke Mapolres. Jadi telah dikendalikan,” ucapan Hendra dilansir dari tribunternate.com.

Hendra juga menegaskan, Seksi Propam Polres Halmahera Selatan akan dikerahkan hasilkan memeriksa para penyidik Satreskrim guna mendalami dugaan kelalaian jejak kerja. Ia menjaga tahapan penegakan aturan akan Melangkah secara profesional tak memakai pandang bulu.

“Kita akan dalami, akan periksa kalau memang Eksis kelalaian. Dan kalaupun terduga ini keluarganya Personil polisi, maka itu harus diarahkan harus diproses aturan. Jadi Tak Eksis Nan menjaga,” pastikan Hendra.

Ia juga mengajak keluarga korban dan masyarakat memercayakan seluruh penanganan perkara kepada kepolisian serta Tak melaksanakan tindakan di eksternal koridor aturan.

“tahapan penyelidikan dan penyidikan kami pastikan Melangkah secara profesional, percayakan lah kepada kami. Dan Saya imbau, agar Tak boleh Eksis tindakan-tindakan Nan menimbulkan peristiwa aturan anyar,” pungkas Hendra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *