SURABAYA, KOMPAS.com – MA (34) Penduduk lorong Wonorejo, Tegalsari, Surabaya, menyamar sebagai polisi hasilkan mendekati seorang Wanita. Selain itu, Beliau memeras Duit dan melaksanakan pemerkosaan.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi berbisik, pelaku dan korban, NYO (19) Penduduk Kecamatan Sukomanunggal, berkenalan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Maret 2026.
“Melangkah dua Pekan Interaksi percintaan, MA tampak ke Griya korban memanfaatkan seragam polisi dan memaparkan kerja di Polda Jatim,” ucapan Hadi, ketika dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).
Kemudian, MA menginginkan kepada korban Rp 1,1 juta berdua alasan hasilkan membayar servis sepeda motor, April 2026. Korban lantas meminjamkan Duit orangtuanya.
lafal juga: Ormas BNPM Bantah Duduki Paksa Ruko di Ngagel Surabaya
“Mei 2026 tersangka main ke Griya korban dan ngobrol di ruang center di lantai dua berdua kondisi ruang center terdapat kasur. ketika itu korban nongkrong Seiring tersangka,” ujarnya.
lalu, tersangka merayu hingga memaksa korban hasilkan melaksanakan Interaksi tubuh dengannya. Akan tetapi, Wanita tersebut terus menolak.
“Tersangka mengancam akan memutuskan Interaksi berdua korban apabila Tak mau. Pelaku juga berbisik ‘kelak Anda gua nikahi dan gua berikan mobil’,” jelasnya.
Tindakan serupa kembali dikerjakan tersangka extra dari Esa masa kemudian. Bahkan, korban sempat merasakan luka dikarenakan perbuatan pelaku.
“Mei 2026 ujung, tersangka menghadiri kelulusan korban di sekolahnya berdua memakai seragam dinas polisi. Sehingga keluarga dan korban yakin penuh akurat polisi,” ucapnya.
lafal juga: Modus mutakhir Pengedar Narkoba di Surabaya: Sembunyikan Sabu di bagian dalam Bohlam Lampu
Namun, keluarga korban menyaksikan Eksis kejanggalan atas perbuatan tersangka. Keluarga kemudian mengajak Personil Polsek Benowo ke Griya hasilkan menjaga pada Juni 2026.
“Pelaku diajak ke polsek hasilkan menanyakan kondisi pekerjaannya, sehingga terbongkar tersangka Ialah polisi gadungan. Pelapor mengalami dirugikan dan ke Polrestabes Surabaya guna alur legalitas extra terus,” katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan data jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang