Jakarta –
cowok berinisial KH (65) Nan memerkosa remaja berusia 16 tahun hingga hamil di wilayah Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), sempat Berikhtiar kabur. Pelaku sempat melarikan diri ke kandang ayam.
Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Sri Yatmini berucap, sebelum diamankan, keluarga korban sempat Berikhtiar menemui pelaku. Keluarga korban berniat hasilkan menyelesaikan permasalahan itu.
“Adapun upaya daripada Bunda korban hasilkan menemui tersangka hasilkan menyelesaikan permasalahan itu. Namun demikian Tak disambut berkualitas oleh tersangka,” ucapan Sri, Kamis (9/10/2025).
Pada 1 Oktober 2025 cerah, keluarga korban ujungnya memutuskan memberitakan peristiwa itu kepada polisi. ketika itulah pelaku melarikan diri ke bawah kandang ayam.
“Kemudian, pada kesempatan itu juga setelah Membikin LP (laporan polisi) sunyi harinya, agak terwujud kericuhan di bagian dalam lingkungan itu sehingga pelaku ini sempat melarikan diri di bawah kandang ayam,” tuturnya.
Beliau berucap pihaknya telah memberikan layanan psikologi kepada korban. Pemulihan mental korban sedang dijalankan. Pelaku berdalih melaksanakan langkah bejatnya itu dikarenakan Tak pernah berhubungan raga berbarengan istrinya.
“Pelaku melaksanakan perbuatan tersebut dikarenakan memang Beliau Eksis Selera berbarengan korban ini, alasannya Tak pernah berhubungan berbarengan istrinya sehingga Beliau Eksis Selera berbarengan korban,” sebutnya.
Korban Diperkosa Berkali-kali
lebih sebelumnya, cowok berinisial KH (65) diamankan usai memperkosa remaja berusia 16 tahun di wilayah Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Korban diperkosa oleh pelaku berkali-kali hingga hamil.
“peristiwa tersebut Sekeliling permulaan tahun 2025 dan terakhir di saat Senin, tanggal 29 September 2025, setelah kembali sekolah anak korban,” ucapan Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Sri Yatmini.
Pada 1 Oktober 2025, Bunda korban memberitakan peristiwa itu kepada polisi. Pelaku terungkap merupakan tetangga Nan rumahnya berdekatan berbarengan korban.
“Adapun bagian dalam tahapan penyidikan ini pihak kepolisian telah mengantongi barang data adanya visum et repertum, kemudian busana daripada anak korban Esa setel, busana pelaku atau tersangka Esa setel,” ujarnya.
Awalnya, korban sering dipanggil ke Griya pelaku. Pelaku mengiming-imingi Duit maupun jajanan kepada korban. dikarenakan, pelaku Mempunyai warung di rumahnya.
“lalu, sebenarnya di rembulan April 2025 tersangka ini pernah membawa korban ke tidak presisi Esa klinik di wilayah Cakung. Bahkan tidak presisi Esa dokter Nan melaksanakan pemeriksaan tersebut memaparkan batin-batin ini hamil,” bebernya.
Simak juga Video ‘cowok 65 Tahun Perkosa Lansia di Mamuju, Kepergok Anak-Cucu Korban’:
(rdh/dek)