lobangpipis Sembunyi di Petilasan, ujung Pelarian Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati Nan disinyalir Perkosa Puluhan Santri





Tersangka Ashyari Pelaku Dugaan Pencabulan Terhadap 50 Santriwati Yatim Ponpes Ndholo Kusumo diamankan Kamis (7/5/2026)-Foto : Kolase-

PATI, RADARTVNEWS.COM – Pagi itu, suasana di sebuah Pandang Perspektif Kabupaten Wonogiri tampak Normal saja. Aktivitas Penduduk Melangkah seperti saat-saat lebih sebelumnya. 

Namun, di kembali ketenangan itu, tim gabungan kepolisian inti memburu seorang cowok Nan namanya pas melimpah orang pekan terakhir berperan sorotan domestik.

Asyhari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati, pada akhirnya diamankan aparat Polda Jawa inti pada Kamis (7/5/2026). Pelariannya berakhir setelah polisi melaksanakan pengejaran intensif lintas wilayah.

“Iya, telah diamankan tadi di Wonogiri,” ucapan Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Jawa inti, Kombes Pol Anwar Nasir, lekas ketika dikonfirmasi media.

Namun, penangkapan itu bukan sekadar ujung pelarian seorang tersangka. distribusi puluhan santri Nan disinyalir berperan korban, kabar tersebut berperan titik Krusial dari keberanian tangguh hasilkan bersuara.

Kasus ini mengguncang pas melimpah pihak dikarenakan terjadi di lingkungan Nan selama ini dipercaya sebagai Loka pendidikan dan perlindungan moral. Pondok pesantren, Nan Ekuivalen berbarengan ilmu Religi dan pembentukan akhlak, Malah diungkap berperan Letak dugaan kekerasan seksual Nan mengikutsertakan hingga 50 santri.

lafal JUGA:Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Viral, Penduduk Minta Pelaku Dihukum beban

Para korban disinyalir merasakan tekanan internal tenteram. Sosok Asyhari Nan Mempunyai letak sebagai pengasuh pondok diungkap Membikin para santri Susah melawan. wewenang dan penghormatan kepada seorang kyai berperan tembok Akbar Nan disinyalir digunakan pelaku hasilkan memperdaya korban.

Di kembali tembok pesantren, para santri selama ini menjalani keseharian seperti belajar mengaji, sekolah, hingga tinggal berjarak dari keluarga. Tak terbatas orang Uzur Nan menitipkan anak mereka berbarengan Asa meraih pendidikan Religi Nan berkualitas dan kehidupan Nan terlindungi.

Namun Asa itu berubah berperan kecemasan ketika dugaan kekerasan seksual mulai terungkap ke publik.

Menghilang Sebelum Pemeriksaan

Sebelum diamankan, keberadaan Asyhari sempat berperan misteri. Ia mangkir dari jadwal pemeriksaan Nan telah ditentukan penyidik Polresta Pati. Ketidakhadiran itu memunculkan dugaan bahwa tersangka sengaja melarikan diri hasilkan menjauhkan alur aturan.

Kabid Humas Polda Jawa inti, Kombes Pol Artanto, berucap polisi sempat melaksanakan penelusuran melalui pihak keluarga. Akan tetapi, keluaran pendalaman menunjukkan bahwa Asyhari telah Tak berada di kediamannya di Pati.

“Penyidik melaksanakan pendalaman terhadap pihak keluarga terkait keberadaan tersangka. Dari keluaran tersebut terungkap bahwa Nan bersangkutan Tak berada di Loka,” ujar Artanto sehari sebelum penangkapan.

tinjau Warta dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *