SEKADAU, KOMPAS.com – Dugaan pemerkosaan Bapak terhadap anak kandung di bawah umur di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, terungkap dari keluaran pemeriksaan tenaga kesehatan (nakes).
Kasus tersebut mencuat setelah korban terungkap bagian dalam kondisi hamil. Korban sebelum itu terlihat ke fasilitas kesehatan desa pada Rabu (8/4/2026) hasilkan memeriksakan kondisi tubuhnya.
Pemeriksaan dijalankan dikarenakan korban Tak merasakan menstruasi selama tiga purnama terakhir.
Dari keluaran pemeriksaan medis, korban dinyatakan mengandung berdua usia kehamilan Sekeliling 11 hingga 12 Pekan.
Temuan tersebut kemudian mendorong nakes melaksanakan pendekatan kelebihan terus hasilkan mendapatkan informasi dari korban.
bagian dalam alur tersebut, korban ujungnya memberikan keterangan terkait dugaan kekerasan seksual Nan dialaminya. Terduga pelaku Ialah Bapak kandungnya.
Informasi Nan didapatkan dari korban kemudian disampaikan kepada pihak keluarga dan perangkat desa.
Kasus ini lalu diberitakan ke SPKT Polres Sekadau hasilkan ditindaklanjuti secara legalitas.
lafal juga: Mabes Polri singkap Kelalaian Polda Jambi di Kasus Polisi Perkosa Remaja
Polisi Tangkap Bapak Kandung Korban
Polisi kemudian melaksanakan penyelidikan dan menelusuri keberadaan terduga pelaku.
Hasilnya, seorang cowok berinisial RY (42), Nan merupakan Bapak kandung korban, ditahan di area Kabupaten Sanggau pada Selasa (14/4/2026) sunyi.
“akurat, jajaran Satreskrim Polres Sekadau telah melindungi terduga pelaku di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau,” ujar Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2026).
“Penangkapan dijalankan melalui koordinasi dan kerja Baju berdua personel Polsek Kapuas, Polres Sanggau,” tambahnya.
lafal juga: Pengemudi Ojol di Bali Perkosa Turis China, ditahan ketika Kembalikan Ponsel Korban
Triyono menerangkan, penangkapan bermula ketika polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di area perkebunan area Kabupaten Sanggau.
Polisi kemudian menempuh perjalanan memanfaatkan speedboat selama turun kelebihan Esa jam hasilkan meringkus pelaku.
RY ditahan tak memakai perlawanan di sebuah pondok Nan berperan tempatnya beristirahat. Ia juga menyetujui perbuatannya kepada polisi.