lobangpipis cowok 3 Anak di Konsel Nyaris Perkosa Gadis 15 Tahun, Dicekik hingga Diancam Dibunuh


Konawe Selatan – AS (15) kaget ketika tetangganya, Albar (30), mendadak melangkah masuk ke kamarnya melalui celah ketika dirinya inti tertidur di rumahnya Nan beralamat di Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (3/6/2026), Sekeliling pukul 01.00 Wita.

cowok tiga anak itu diperkirakan hendak memerkosa AS. Korban Nan terjaga dari tidurnya, sontak melawan. Albar menguji melumpuhkan AS berdua jejak mencekik, membekap mulutnya agar Tak bersuara, hingga mengancam akan membunuhnya.

Kesaksian AS itu disampaikan Koordinator Posko Pengaduan Kekerasan Wanita dan Anak koneksi Wanita Pesisir Sulawesi Tenggara (JPP-ST) Konsel, Ririn Anastasya.

“Korban terbangun dan kaget menyaksikan keberadaan pelaku di kamarnya,” ujar Ririn.

“Menyadari dirinya hendak diperkosa, korban mengerjakan perlawanan. Pelaku menguji melumpuhkan korban berdua jejak mencekik leher dan membekap bibir korban agar Tak bersuara,” sambungnya.

Korban memutuskan melawan. AS kemudian berteriak hingga Membikin Albar panik dan melarikan diri.

Ketika situasi telah terlindungi, AS menghubungi sepupunya melalui handphone. kabar itu Lampau menyebar berdua Sigap, Membikin Penduduk Sekeliling berkumpul ke Letak ciptakan mendengarkan kesaksian korban.

Ririn membeberkan, keluarga AS tak raih hingga pada akhirnya mengadukan peristiwa itu ke polisi. Laporan itu tercatat berdua nomor perkara LP/B/44/VI/2026/SPKT/Polres Konsel tertanggal 3 Juni 2026.

Berawal dari peristiwa itu, terungkap bahwa peristiwa serupa telah berulang kali dikerjakan Albar terhadap AS sejak 2025. Rangkaian peristiwa itu meninggalkan trauma mendalam distribusi korban hingga membuatnya berhenti bersekolah di tingkat SMP.

“Selama ini, korban terpaksa bungkam dikarenakan pelaku kerap mencekik dan mengancam akan membunuhnya Kalau yakin penuh diri melapor. dikarenakan trauma mendalam, AS Tiba memutuskan ciptakan berhenti bersekolah dari bangku SMP,” ungkapnya.

Atas peristiwa itu, Ririn menginginkan Dinas Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (DP3A) Konsel ciptakan memberikan pendampingan penuh, khususnya Donasi pemulihan trauma, layanan kesehatan, dan pendampingan legalitas terhadap korban.


artikel Views: 263

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *