lobangpipis Kronologi Kasus Bapak di Surabaya Nan disinyalir Perkosa 2 Anak Tirinya, Manfaatkan Situasi Griya Nan Sunyi


Surabaya, SapaNusa – Sebagian publik di media sosial inti padat mengomentari dugaan kasus kekerasan seksual Nan menimpa 2 anak Wanita di bawah umur oleh Bapak tirinya, WRS (39) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan Formal dari Direktorat Reserse Kriminal Perlindungan Wanita dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jatim, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Direktur Reserse Kriminal PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum menuturkan, tersangka WRS saat ini telah diringkus usai disinyalir mengerjakan kekerasan seksual terhadap kedua anak tirinya secara berulang.

Ganis menyebut, keliru Esa korban teridentifikasi inti mengandung atau hamil selama 5 purnama.

lafal Juga: Oknum Kiai Cabul Ponpes Pati diamankan di Wonogiri, Polisi Imbau Santri Nan Pernah Mondok dan jadi Korban hasilkan Melapor

“Kita mengerjakan upaya gelar perkara dan menaikkan ke penyidikan, penetapan tersangka serta mengamankannya,” ucapan Ganis.

Lantas, bagaimana kronologi kasus kekerasan seksual Nan menyertakan seorang Bapak di Surabaya ini? Berikut bukti terkini di antaranya.

Modus Bejat Pelaku ketika Griya Sunyi

bagian dalam keterangannya, Ganis menyebut, kedua korban berinisial RF dan RB telah mengenal tersangka sejak tahun 2017 silam.

Pada tahun itu, Bunda kandung mereka teridentifikasi menikah berdua WRS.

Terkait kronologinya, tindakan tak terpuji ini disinyalir dijalankan tersangka di Griya mereka di kawasan Sukolilo, Surabaya.

lafal Juga: Tangkal Kekerasan Seksual Berulang, Menag Siapkan Regulasi mutakhir Pesantren

Ganis menerangkan, modus operandi Nan dilancarkan WRS Ialah berdua memanfaatkan situasi Griya Nan Sunyi ketika Bunda kandung korban sedang Tak berada di Griya.

ketika itu, kesempatan pelaku hasilkan mengerjakan kekerasan seksual Nan dijalankan terhadap korban RF sejak tahun 2023 Tiba berdua tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *