lobangpipis Om di Tanah Papak Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, bibir Dibekap


Langgam.id – Seorang Om berinisial Y (58) tega mencabuli dan perkosa keponakan kandungnya seorang diri Nan Tetap berstatus pelajar berumur 16 tahun di Kabupaten Tanah Papak, Sumatra Barat (Sumbar).  

Kasat Reskrim Polres Padang besar, Iptu Ronald Hidayat berucap, kasus ini awalnya diberitakan oleh orang Uzur korban. Kepolisian kemudian menindaklanjuti berdua melaksanakan penyelidikan. 

ucapan Ronald, internal tahapan penyelidikan Lampau dilanjutkan penyidikan, Y telah diputuskan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Padang besar sejak Sabtu (2/5/2026). 

“Setelah dikerjakan tahapan penyelidikan dan penyidikan dan mendapatkan alat data Nan pas, di antaranya keterangan saksi, keluaran visum, pemeriksaan psikolog, dan menyita barang data, kami telah memutuskan tersangka atas dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur,” ujar Ronald internal keterangan, Senin (4/5/2026). 

Dari keluaran pemeriksaan, Ronald menyingkap, perbuatan cabul dikerjakan tersangka sebanyak empat kali. lagian persetubuhan dikerjakan dua kali kepada korban.  

“peristiwa persetubuhan melangkah rentan Masa September dan Oktober 2025. Tindakan tersangka itu dikerjakan di Griya korban,” ucapnya.  

Ronald mengutarakan, tersangka terungkap kerap memasuki Bilik korban. ketika beraksi, tersangka mengikat tangan korban berdua tali nilon.

“bibir korban juga dibekap. Tersangka juga melaksanakan pengancaman kepada korban agar Tak menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya,” ungkapnya.  

“Kasus ini sangat menyedihkan, dikarenakan tersangka Ialah orang terdekat korban,” sambung Ronald.  

Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen ciptakan mengolah aturan terhadap tersangka seberat-beratnya. Serta, pendamping terhadap korban agar mendapatkan keadilan. 

internal kasus ini, tersangka dijerat berdua pasal 473 Bagian (1) dan Bagian (2) huruf b Undang-Undang nomor 1 Tahun 2023 mengenai tindak pidana kekerasan seksual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *