Jakarta –
Personil Komisi III DPR Fraksi PDIP Nasyirul Falah Amru mendorong pihak kepolisian segera menangkap 27 cowok pemerkosa seorang remaja di Sampang. Falah menegaskan pihaknya Meletakkan atensi dan mengusulkan kasus ini diaudiensi bagian dalam rapat Seiring Komisi III DPR.
“Saya semoga kepolisian Sigap tanggap dan Mobilitas kelebihan Sigap hasilkan menangkap para pelaku Nan telah merusak ketika Ambang korban,” ucapan Falah kepada wartawan, Pekan (12/7/2026).
“Kalau diperlukan kita bawa masalah ini ke RDP (Rapat mendengarkan Pendapat) Komisi III DPR RI,” ucapan Beliau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Falah menginginkan para pelaku diganjar hukuman setimpal agar mendapat imbas jera. Beliau juga mendorong Polres Sampang bekerja Baju berdua Polda Jatim bagian dalam upaya mempercepatkan penangkapan seluruh pelaku.
“Dan tentunya perbuatan Bengis ini harus diberi hukuman Nan setimpal biar pelaku jera dan sebagai pembelajaran ke depannya,” ujar Falah.
“Kalau perlu Polres Sampang berkoordinasi berdua polda Jatim hasilkan memburu Residu pelaku. Dan Saya yakin kepolisian meraih menangkap para penjahat kelamin ini sesegera mungkin,” imbuhnya.
Kasus 27 Orang Perkosa Remaja
teridentifikasi, 27 cowok memperkosa seorang remaja Wanita berusia 15 tahun di Sampang. tindakan Bengis ini terungkap setelah korban dan keluarganya melapor ke polisi.
Dilansir detikJatim, Kapolres Sampang AKBP Hartono menyebut peristiwa itu menimpa korban bagian dalam kurun empat rembulan. Keluarga korban anyar memberitakan kasus itu pada 29 Juni 2026 dikarenakan korban merasakan trauma berat banget.
“bagian dalam kurun Masa pada rembulan Februari 2026 Tiba rembulan Mei 2026 sekira pukul 21.00 WIB,” ucapan Hartono ketika jumpa pers, Jumat (10/7).
Hartono berucap pemerkosaan Nan dikerjakan para tersangka bagian dalam kurun Masa Februari dan Mei 2026 dikerjakan di tiga Letak dan berdua Masa Nan berbeda-beda.
Setelah mengerjakan serangkaian tahapan penyelidikan, polisi menentukan 27 orang sebagai tersangka. Polres Sampang pun Beralih Sigap memburu tersangka dan tercapai menjaga 12 orang.
Fana, 15 pelaku lainnya Tetap bagian dalam pengejaran. Polisi memberikan ultimatum agar para pelaku Nan buron segera menyerahkan diri.
“Secepatnya 15 tersangka lainnya agar menyerahkan diri. bagian dalam kurun Masa tiga saat, kami akan menerbitkan DPO dan mengerjakan tindakan konfirmasi terukur,” ucapan Hartono.
(fca/dhn)