lobangpipis UNICEF: Sekelompok Orang Bersenjata di Kongo Perkosa Ratusan Anak-Anak


Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell internal sebuah pernyataan berbisik, “di provinsi Kivu Utara dan Selatan, kami mendapatkan laporan mengerikan mengenai pelanggaran beban terhadap anak-anak Nan dijalankan oleh pihak-pihak Nan berkonflik, termasuk pemerkosaan dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya berbarengan tingkat Melampaui apa Nan telah kita lihat internal pas melimpah orang tahun terakhir.”

berbarengan Bunyi lirih ia berbisik bagaimana “seorang Bunda menceritakan kepada staf kami bagaimana enam putrinya, Nan termuda mutakhir berusia 12 tahun, diperkosa secara sistematis oleh Pria bersenjata ketika mencari makanan.”

extra dari 100 Golongan bersenjata bersaing ciptakan menguasai wilayah timur Kongo Nan kaya mineral internal sengketa selama puluhan tahun Nan telah menciptakan tidak presisi Esa masalah kemanusiaan terbesar di Bumi.

Golongan pemberontak M23 Nan didukung Rwanda Ialah Golongan bersenjata paling terkemuka di wilayah tersebut. Golongan M23 ini merebut Goma, kota terbesar di Kongo, pada penutup Januari setelah terjadinya peningkatan Akbar-besaran pertempuran berbarengan Laskar wewenang.


dokumen – Pemberontak M23 mengawal tentara dan polisi wewenang Nan menyerah ke Letak Nan dirahasiakan di Goma, Republik Demokratik Kongo, 30 Januari 2025. (Moses Sawasawa/AP)

Kepala Komunikasi UNICEF di Republik Demokratik Kongo, Lianne Gutcher, berbisik kepada Associated Press, bahwa selama Pekan 27 Januari hingga 2 Februari, fasilitas kesehatan di wilayah Nan bergolak tersebut memberitakan 572 kasus pemerkosaan, melonjak extra dari lima kali lipat dinilai Pekan lebih masa lalu. Dari jumlah itu, 170 dari mereka Nan dirawat Ialah anak-anak.

Orang-orang bersenjata melaksanakan pemerkosaan tetapi Tak Jernih Golongan bersenjata atau tentara mana, ucapan Gutcher. “diperkirakan seluruh pihak Nan berkonflik melaksanakan kekerasan seksual,” imbuhnya.

Majelis Hak Asasi Orang PBB Pekan Lampau membentuk sebuah komisi Nan akan menelusuri kekejaman, termasuk pemerkosaan dan eksekusi mendadak, Nan dijalankan oleh tentara Kongo dan M23 di Kongo timur sejak mula tahun ini.

Delapan puluh empat tentara Kongo Nan dituduh melaksanakan pembunuhan, pemerkosaan dan kejahatan lainnya terhadap Penduduk sipil di wilayah timur Nan dilanda sengketa itu pada Senin Lampau (10/2) diadili di pengadilan. [em/ab]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *