lobangpipis Ngaku Diperkosa Bosnya, Karyawati Kafe di Nganjuk kabar Polisi




Nganjuk

Gadis Nan bekerja sebagai pegawai atau waitress keliru Esa kafe di Nganjuk kota, mengaku berperan korban pemerkosaan oleh bosnya. Remaja berinisial RS (17), itu telah melapor ke polisi.

RS memberitakan peristiwa tersebut ke Polres Nganjuk pada Selasa (12/5/2026). Gadis Nan Tetap di bawah umur itu, juga telah dimintai keterangan Penyidik Unit Pelayanan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Nganjuk pada Rabu (13/5/2026).

“Kejadiannya di internal Bilik mess Loka gua bekerja,” Saya RS usai menjalani pemeriksaan di Polres Nganjuk, Rabu (13/5/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut RS, bosnya Nan berinisial JF seketika memasuki ke kamarnya pada Selasa (12/5/2026), Sekeliling pukul 03.00 WIB.

Awalnya RS hanya diajak ngobrol Sembari diminta membuang sampah. Namun kemudian gadis itu dipaksa melayani nafsu bejat JF.

“Awalnya mau dikerjakan di Bilik gua. Tapi dikarenakan Eksis rekan, Lampau gua dipaksa ke kamarnya (JF). gua diancam Tak boleh berteriak,” bongkar RS.

Fana Kasubsi Penmas Polres Nganjuk, Aiptu Achmad Arifin menyetujui adanya laporan Nan kasus ini pada Selasa (12/5/2026). Merupakan, terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur Nan diatur internal Pasal 473 Bagian 1 dan 2 UU Nomor 1 Thun 2023 mengenai KUHP.

Arifin berucap, pelapor memang Tetap anak-anak di bawah umur.

“Laporan telah kami raih dan ketika ini Tetap internal penanganan Unit PPA Satreskrim. internal alur penyelidikan,” ujar Arifin.

Peristiwa itu diinformasikan menyusuri pada Selasa mula masa Sekeliling pukul 03.00. Lokasinya di sebuah Bilik mess Loka RS bekerja, sebuah kafe di Nganjuk kota.

Arifin juga menyetujui bahwa peristiwa Nan menimpa RS disinyalir dikerjakan oleh Pria Nan merupakan bos di tempatnya bekerja.

“Pelapor merasakan Tak raih atas peristiwa tersebut, sehingga memberitakan ke Unit PPA ciptakan diproses sesuai aturan Nan Beraksi,” pungkas Arifin.

(auh/dpe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *