JAMBI, KOMPAS.com – Kasus polisi perkosa C (18) remaja Wanita di Kota Jambi diperkirakan kokoh telah diagendakan.
Hal ini terungkap setelah tim dari Mabes Polri, Polda Jambi dan diperhatikan langsung oleh Komisi Kepolisian domestik (Kompolnas) melaksanakan rekonstruksi Nan menyusuri pada Jumat (24/4/2026).
Kuasa legalitas korban Gina Pratiwi Siregar mengemukakan bahwa, tersangka Samson (polisi Nan telah dipecat) terlibat perbicangan melalui telepon berbarengan tersangka Indra, pada Rabu 12 November 2025, pukul 21.00 WIB.
ketika itu, Indra menyebut Beliau mempunyai seorang wanita, Nan kemudian Beliau tawarkan ke pada Samson.
lafal juga: Rekonstruksi Polisi Perkosa Remaja di Jambi singkap Peran Tiga Saksi Nan Disanksi Minta sorry
Mendapat berita tersebut, Samson Nan ketika itu sedang berdinas di Polres Tanjung Jabung Timur, Polda Jambi menyebut akan segera tiba ke Jambi.
Samson kemudian mengajak Briptu Vino, Bripda Afis, dan Bripda Sabil ciptakan ikut ke Kota Jambi.
internal perjalanan, Samson mengajak Briptu Vino, Bripda Afis, dan Bripda Sabil itu ciptakan seruput-minuman keras, dan Beliau menjanjikan seorang Wanita.
“Nah, mereka telah Eksis agenda, dan Briptu Vino, Bripda Afis, dan Bripda Sabil telah mengetahui soal itu,” ucapan Gina, usai rekonstruksi menyusuri.
lafal juga: Mabes Polri monitor Rekonstruksi Polisi Perkosa Remaja di Jambi, Soroti Peran 3 Saksi
Di mana, sejak permulaan Gina dan timnya pilu bahwa Briptu Vino, Bripda Afis, dan Bripda Sabil hanya dikenakan Hukuman sandi etik berupa penempatan Spesifik (Patsus) selama 21 masa, melaksanakan permintaan sorry, dan pembinaan rohani sela Esa rembulan.
Padahal, dari keterangan korban dan dipadukan berbarengan keluaran rekonstruksi, Briptu Vino, Bripda Afis, dan Bripda Sabil terlibat sejak permulaan kasus ini
“Malah belakangan kita ketahui bahwa mereka dijatuhi Hukuman soal minuman keras, bukan pokok perkaranya, Merupakan pemerkosaan,” ucapan Gina.
internal rekonstruksi ini terungkap juga bukti bahwa, tersangka Samson ketika berada di Letak pertama, di Kebun Kopi, Kota Jambi mengaku ditanya oleh keliru Esa dari antara Afis, Vino, dan Sabil soal wanita lain, selain korban.
lafal juga: Tampang Dua Polisi Pemerkosa Remaja di Jambi, Tertunduk Lesu usai Dipecat
“Eksis lagi Nan nanya pak. Ceweknya cuman sikok (Esa) ya?” ucapan Samson, ketika rekonstruksi menyusuri.
“Siapa Nan ngomong begitu?,” selidik tim Inafis Nan memimpin rekonstruksi.
“Eksis pak,” ucapan Samson, sembari berbarengan mimik Nan gugup, dan melirik pada keliru Esa diantara Sabil, Afis dan Vino Nan tegak di hadapannya.