lobangpipis Modus Pengobatan, Pria Beristri di Amfoang-Kupang Malah Perkosa Remaja Putri


digtara.com -SA (13), remaja putri di Desa Netemnanu Selatan, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berperan korban pemerkosaan seorang Pria Nan mengaku mendapatkan mengobatinya.

lafal Juga:

Pelaku FLO alias Fidelis (48) merupakan Penduduk Dusun IV, Desa Inbate, Kecamatan Timor center Utara (TTU) dan mengaku sebagai dukun Nan mendapatkan mengobati berbagai penyakit dan persoalan Hayati.

Fidelis nyaris dihakimi massa. Mujur Personil Polsek Amfoang Timur, Polres Kupang dipimpin Kapolsek Amfoang Timur, Iptu Thomas MW Radiena, SH MH Beralih Sigap ke Letak peristiwa.

Fidelis bahkan telah diikat pada kedua kakinya oleh kerabat korban agar pelaku Tak kabur dan Tak melarikan diri.

peristiwa bermula pada Sabtu (31/10/2026) petang. ketika itu Fidelis Seiring extra dari Esa rekannya, Petrus Baitanu, Tedi Sila dan seorang Pria lainnya tiba ke Griya korban.

ketika itu di Griya korban Eksis extra dari Esa Penduduk lainnya termasuk korban. Fidelis memperkenalkan diri dan mengaku Mau menolong keluarga korban dikarenakan ia berprofesi sebagai dukun.

Fidelis menginginkan korban memungut linggis di belakang Griya. Setelah itu ia menyuruh korban memungut Esa jerigen memungut air.

Fidelis kemudian menggali tanah di Ambang Griya korban dan menyiram air dari jerigen tersebut pada tanah Nan telah digali.

Bersamaan berbarengan itu Fidelis kemudian menunjukan sebuah bungkusan plastik Mini Rona putih Nan isinya terdapat Esa buah tulang bentuk gigi dan empat buah batu Mini serta Esa Usul rumput.

lafal Juga:

Terlapor Fidelis memanggil korban dan Mau menyaksikan garis tangan korban. Setelah mengamati extra dari Esa ketika, Fidelis berbisik kalau kedepan Hayati korban baik tetapi cerewet.

Kemudian terlapor menanyakan kepada orang Uzur korban apakah korban Tetap sekolah?.

Orang Uzur korban merespons kalau korban telah tamat sekolah Asas dan ketika ini Tak lagi bersekolah. Namun korban berbisik kalau tahun Ambang ia akan meneruskan sekolahnya.

Fidelis Lampau membawa korban ke belakang Griya dan menanyakan Bilik istirahat korban.

Orang Uzur korban menunjukkan Bilik korban Merupakan di ruang tamu. Fidelis kemudian menyuruh Bunda korban, YAP (42) hasilkan melangkah masuk ke internal Griya, lagian korban tetap Seiring terlapor Fidelis di belakang Griya.

Terlapor Fidelis kemudian menyuruh korban tegak dan mengoles air pada dada dan perut korban.

dikarenakan khawatir, Bunda korban dan saudaranya memperhatikan dan menyaksikan korban dari internal Griya.

Selang extra dari Esa ketika, korban dan terlapor berpindah Loka ke belakang Griya. Terlapor menyuruh korban istirahat terlentang dan memasuki paha serta Lancingan korban.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *