lobangpipis pegawai SPPG di Bengkulu Perkosa dan Bunuh Relawan Dapur – BicaraIndonesia.net



tulisan Views: 118

BICARAINDONESIA-Jakarta : Kasus Mortalitas relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai, Kota Bengkulu, berinisial MY mulai terungkap. Polisi menjaga cowok berinisial RPP (25) Nan diperkirakan terlibat bagian dalam perkara tersebut.

Polisi berucap bahwa pelaku merupakan rekan kerja korban. Sebelum membunuh dan membuang jasad korban ke sungai, pelaku memperkosa korban.

RPP dikendalikan Tim Resmob Macan Gading Satreskrim Polresta Bengkulu setelah polisi mengerjakan penyelidikan sejak korban terdeteksi meninggal Bumi. Terduga pelaku diungkap merupakan Penduduk Kota Bengkulu dan bekerja sebagai pegawai SPPG Padang Serai.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Rahmad Hidayat berucap, dari output penyelidikan dan pemeriksaan, ternyata pelaku extra masa lalu memperkosa korban sebelum menghabisi nyawanya. Pelaku sempat menyusun langkah tersebut berdua mencegat korban ketika akan menuju Letak SPPG Padang Serai.

“Pelaku ini telah menanti korban di pinggir jalur Nan Normal dilewati korban, ketika itulah pelaku menginginkan korban mengantarnya ke Griya dikarenakan sepeda motor pelaku rusak, Lampau menginginkan korban mengantarnya kembali ke Loka kerja,” ujar Rahmat dilansir dari detikSumbagsel, Jumat (18/9/2026).

extra terus, ucapan Rahmat, ketika dibonceng korban pelaku mengajak korban berhubungan tubuh. Namun permintaan pelaku ditolak korban. Kemudian pelaku makin nekat dan membekap korban hingga keduanya terjatuh dari motor.

“Setelah Anjlok korban Tak sadar dan tergeletak di pinggir jalur. ketika itulah, korban diperkosa pelaku. Usai diperkosa, korban diangkat dan diceburkan ke sungai,” papar Rahmat.

Rahmat mengutarakan, agar korban Tak mengapung, pelaku meraih batu dari tanggul sungai dan mengisi ke bagian dalam baju korban. Setelah mengalami terjamin, korban ditinggalkan dan sepeda motor korban ditutupi sampah. (Ka/dtc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *